Oleh: atmanroja | 30 November 2009

PENGOLAHAN SUSU JAGUNG


Tanaman jagung merupakan salah satu bahan makanan pokok yang memiliki kedudukan penting setelah beras bagi masyarakat Indonesia. Selain itu, jagung juga merupakan sumber bahan baku bagi sektor industri termasuk industri pangan.
Sampai saat ini di Sumatera Barat jagung muda sebagian besar dikonsumsi dalam bentuk jagung rebus dan olahan kue basah. Sedangkan jagung tua hanya diolah menjadi tojin dan sebagian besar dimanfaatkan untuk bahan pakan. Penganekaragaman olahan perlu dilakukan untuk peningkatan nilai tambah dan pendapatan rumah tangga petani. Selain jagung rebus, kue basah dan tojin, jagung dapat diolah menjadi susu jagung, bubur susu jagung, cornghurt, yogurt, corn flakes dan lain-lain. Di Thailand, salah satu usaha agar jagung manis mempunyai nilai tambah adalah melalui proses pengolahan menjadi corn milk (susu jagung). Susu nabati seperti susu jagung, dibutuhkan terutama bagi seseorang yang alergi terhadap susu sapi.
Dalam rangka penganekaragaman produk olahan jagung menjadi minuman yang lebih bervariasi dan sehat, serta menumbuhkan motivasi kewirausahaan bagi petani jagung sehingga nantinya dapat menciptakan lapangan usaha baru, telah dilakukan pelatihan ”Teknologi Pengolahan Susu Jagung” pada tanggal 5-6 Agustus 2009 di Nagari Kotobaru Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Kabupaten 50 Kota yang merupakan daerah sentra produksi jagung di Sumatera Barat. Kegiatan yang dilaksanakan atas kerjasama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat dengan Dinas Pertanian Kabupaten 50 Kota ini didanai dari anggaran FEATI (Farmer Empowerment Through Agricultural Technology and Information) tahun 2009 dalam kegiatan ”Demonstrasi dan Uji Coba Teknologi Tanaman Jagung Mendukung FMA”. Melibatkan sebanyak 35 orang peserta, yang terdiri dari; (1) Kelompok FMA (Farmer Manager Extensión Activities); (2) Kelompok Wanita Tani; (3) Gapoktan, dan (4) Penyuluh Pertanian se Kecamatan Payakumbuh. Diharapkan dari pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan penyuluh dan petani dalam mengembangkan produk olahan jagung (susu jagung) sehingga mampu menambah income keluarga tani.
Kepala BPTP Sumatera Barat, yang diwakili Ketua Kelji Budidaya –Ir.Irmansyah Rusli,MS- mengharapkan agar kegiatan pelatihan ini dapat ditindak lanjuti dalam bentuk usaha pengolahan susu jagung yang dikelola oleh kelompok tani atau kelompok wanita tani. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten 50 Kota yang diwakili Koordinator Penyuluh Kecamatan Payakumbuh –Suhasni B.- menyambut baik kegiatan pelatihan ini dan akan merencanakan mengembangkan di wilayah lain di Kabupaten 50 Kota.
Selanjutnya, Ir.Kasma Iswari, MSi (peneliti madya bidang pasca panen BPTP Sumatera Barat) yang bertindak sebagai instruktur dalam pelatihan ini menyampaikan bahwa sebagai minuman, susu jagung diharapkan dapat menyegarkan dan menyehatkan tubuh karena tidak mengandung kolesterol. Kelebihan susu jagung dibandingkan dengan susu sapi atau kedelai adalah: bahan bakunya mudah didapat dari petani setempat dengan harga tidak terlalu tinggi. Jagung tidak mengandung lactate intolerance (yang membuat susu bau amis). Susu jagung mengandung serat lebih banyak sehingga cocok buat mereka yang sedang melaksanakan diet.
Menurut Kasma Iswari, proses pengolahan susu jagung dilakukan dengan cara penggilingan biji jagung yang telah direbus dalam air. Hasil penggilingan kemudian disaring untuk memperoleh filtrat yang kemudian dipasteurisasi dan diberi flavor untuk meningkatkan cita rasanya. Kandungan ekstrak karbohidrat dalam susu jagung dipengaruhi oleh varietas jagung, jumlah air yang ditambahkan, jangka waktu dan kondisi penyimpanan, kehalusan gilingan, dan perlakuan panas. Jika anda membutuhkan teknologi ini, silahkan hubungi BPTP Sumatera Barat (Atman Roja).

About these ads

Responses

  1. susu jagung ini ketahanannya berapa lama?

  2. Jagung produk yang penting, tapi sampai saat ini masih impor. Kenapa kita tidak bisa membudidayakannya secara massal, sehingga ketergantungan ekspor bisa dikurangi atau swasembada. Selamat bekerja dan sukses.Salam buat Kasma Iswari

  3. kalau menurut Dwi,, sebenarnya jagung telah banyak diproduksi di Indonesia, namun pemanfaatanya saja yang berbeda dan kadang sering disepelekan, misalnya di daerah pegunungan sumbing dan sindoro kab.temanggung,, masyarakatnya banyak yang menanam jagung dan jagung tersebut diolah menjadi bahan makanan pokok pengganti beras,_
    jika dihitung secara matematis , maka produksi jagung dikawasan tersebut sangat luar biasa,, mungkin kita hanya perlu penyuluhan saja didaerah” tersebut agar sumber daya alamnya dapat dimanfaatkan secara lebih bervariasi.

    salam kenal buat semua . . .

  4. mhn info cara mendapatkannya ? tujuan surabaya

  5. Rasanya enak ya Pak

    • pasti enakkkkkk…… kalau pingin produksi, bisa dilatih dari tim BPTP Sumbar (khusus untuk Pariangan). Penelitinyakan ibuk Kasma Iswari yang waktu itu ikut nyari lokasi ke pariangan…

      • Iyo in… bisa mah, kalau berminat…..

  6. pak…. untuk menghasilkan 1 liter susu jagung berapa komposisi kg jagung pipilan dan bahan penolongnya…???? tolong dijawab….. makasih


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: